Selamat Datang đź‘‹ Join Discord Premium CryptoSharia

Join Komunitas

DiscordWhatsApp
SHIB

Shiba Inu

SHIB

Status
haram

Peringkat ...
Harga per Token ...
Kapitalisasi Pasar ...
Dominasi Pasar ...
Supply Maksimum ...
Supply Beredar ...
Website

Sertifikat SHIB

Shiba Inu Certificate
MemeEcosystemCommunity

Tujuan Proyek

Shiba Inu adalah memecoin berbasis Ethereum yang berevolusi menjadi ekosistem multi-token (SHIB, BONE, LEASH) dengan Layer 2 Shibarium, DEX, NFT, dan rencana metaverse. Shiba Inu diluncurkan Agustus 2020 oleh pendiri anonim “Ryoshi” sebagai eksperimen komunitas terdesentralisasi dan memecoin alternatif Dogecoin. Whitepaper (“WoofPaper” dan The ShibPaper) menekankan tujuan membangun ekosistem yang digerakkan komunitas, inklusif, dan permissionless , bukan proyek terpusat yang dikendalikan satu entitas. Seiring waktu, tujuan proyek bergeser dari sekadar memecoin menjadi ekosistem DeFi + entertainment: DEX (ShibaSwap), Layer 2 (Shibarium), NFT (Shiboshis), game (Shiba Eternity), dan rencana metaverse yang dikelola komunitas ShibArmy. Poin penting: tetap sadari bahwa DNA awalnya adalah memecoin—nilai sangat dipengaruhi sentimen komunitas dan siklus hype, bukan hanya utilitas teknis.

Produk / Layanan

Ekosistem Shiba Inu saat ini terdiri dari beberapa komponen utama di atas Ethereum dan Shibarium:

  • SHIB (token utama): Token ERC‑ 20 deflasioner yang menjadi pusat ekosistem, digunakan untuk trading, likuiditas, dan berbagai utilitas dalam ShibaSwap dan aplikasi terkait.
  • ShibaSwap: DEX yang memungkinkan swapping, menyediakan likuiditas, dan farming dengan pasangan SHIB, BONE, LEASH, dan token lain.
  • BONE: Token governance yang digunakan untuk voting proposal di ShibaSwap dan ekosistem Shibarium, sekaligus reward bagi penyedia likuiditas/validator.
  • LEASH: Token dengan suplai sangat terbatas, diposisikan sebagai aset “eksklusif” untuk loyalis ShibArmy dengan insentif dan akses tertentu.
  • Shibarium: Layer 2 di atas Ethereum yang bertujuan menurunkan biaya dan meningkatkan throughput untuk aplikasi Shiba Inu (DeFi, game, NFT, dll.).
  • Shiboshis & Shiba Eternity: Koleksi NFT dan game yang ditujukan untuk adopsi mass-market sektor hiburan dan mobile gaming. Yang harus dipastikan: cek apakah Shibarium, ShibaSwap, dan produk lain benar‑benar aktif dan punya volume/pengguna on-chain, bukan hanya branding di whitepaper.

Tokenomics

Token utama: SHIB (ERC‑20). Suplai maksimum/total: ±589,5 triliun SHIB setelah burn besar yang dilakukan Vitalik Buterin (sekitar 410 triliun dibakar dari suplai awal 1 kuadriliun). Suplai beredar (Nov 2025): ±589,24 triliun SHIB (praktis hampir seluruh suplai

sudah beredar). Ciri penting tokenomics Shiba Inu:

  • Model deflasioner: Ada berbagai mekanisme burn (burn portal, burn dari fee tertentu, dan inisiatif komunitas) untuk mengurangi suplai seiring waktu.
  • Tidak ada vesting besar tim seperti banyak proyek VC, namun konsentrasi kepemilikan di beberapa dompet besar (CEX, liquidity pools, dan whale) tetap perlu diawasi via Arkham/analitik on-chain.
  • Market cap sekitar 5 miliar USD dan FDV hampir sama (karena hampir semua suplai beredar). Staking / “bury & dig”: Di ShibaSwap, pengguna dapat mengunci SHIB untuk memperoleh imbalan dalam bentuk BONE dan sebagian fee, tetapi imbal hasil tidak dijamin tetap dan sangat tergantung volume dan parameter pool. Pastikan memahami risiko impermanent loss, reward fluktuatif, dan smart contract risk sebelum ikut farming/staking di ShibaSwap.

Underlying Asset

SHIB adalah aset digital tanpa underlying fisik; nilainya murni bergantung pada permintaan pasar, utilitas, dan kekuatan komunitas. Fungsinya dalam ekosistem:

  • Medium of exchange dalam ShibaSwap dan berbagai integrasi merchant/pihak ketiga.
  • Aset likuiditas di berbagai pool DeFi dan CEX.
  • Simbol identitas komunitas (meme + brand) yang punya nilai jaringan (network effect) tersendiri. Karena hampir seluruh suplai telah beredar, potensi inflasi baru relatif kecil, tetapi ketergantungan kepada sentimen dan spekulasi sangat tinggi; utilitas fundamental belum setara L1 besar seperti Ethereum.

Trading Mekanisme

Protokol SHIB (sebagai token ERC‑ 20 dan komponen Shibarium) secara teknis netral terhadap aktivitas trading; ia hanya token di atas infrastruktur Ethereum dan L2 sendiri. Tidak ada fitur margin atau futures yang tertanam di protokol. Namun SHIB adalah salah satu memecoin paling likuid di dunia, diperdagangkan di hampir semua CEX besar dan berbagai DEX, baik di pasar spot maupun derivatif (perpetual futures dengan leverage tinggi). Volume harian ratusan juta USD dan likuiditas tebal memudahkan keluar‑masuk posisi, tetapi juga memfasilitasi spekulasi ekstrem. Untuk kepatuhan syariah, fokus pada spot trading tanpa leverage, hindari pinjaman margin, futures, dan produk turunan lain yang melibatkan bunga atau struktur gharar tinggi.

Gharar / Spekulasi

Dari sisi protokol dan data:

  • Transparansi: Suplai, distribusi, dan aktivitas on-chain dapat diaudit di Ethereum explorer dan Shibarium explorer.
  • Likuiditas sangat tinggi: Market cap ~5 miliar USD, jutaan holder, dan volume besar, yang menunjukkan pasar aktif namun juga volatilitas tajam. Namun sebagai memecoin:
  • Harga SHIB historis menunjukkan pergerakan ekstrem, turun lebih dari 70% dari puncak meski sempat pump besar di masa bull market.
  • Narasi utama sering didorong oleh media sosial, influencer, dan hype, bukan analisis fundamental mendalam. Dari perspektif syariah, di sinilah potensi gharar dan maisir paling besar: banyak pelaku masuk hanya karena FOMO/pump, tanpa memahami aset dan risikonya. Perdagangan jangka pendek dengan leverage pada memecoin berisiko tinggi dapat sangat dekat dengan praktik perjudian, terutama jika tanpa manajemen risiko dan niat investasi yang jelas.

Tim & Governance

Shiba Inu tidak memiliki struktur korporasi formal seperti L1 besar; identitas pendiri “Ryoshi” anonim dan kemudian mundur, sementara pengembangan kini dipimpin figur pseudonim seperti Shytoshi Kusama dan tim developer/kontributor komunitas. Elemen governance ekosistem:

  • BONE sebagai governance token untuk voting di ShibaSwap dan isu ekosistem tertentu.
  • Komunitas ShibArmy sangat aktif di media sosial dan forum, tetapi keputusan strategis inti tetap banyak dipengaruhi oleh tim inti (core devs) dan beberapa entitas kunci. Risiko utama: anonimitas pendiri dan struktur governance yang tidak sepenuhnya transparan menciptakan risiko “key-person risk” dan asimetri informasi. Tidak seperti protokol dengan yayasan resmi dan dokumen regulasi jelas, Shiba Inu lebih mengandalkan kepercayaan komunitas dan rekam jejak historis, yang tetap perlu dikaji kritis.

Kesimpulan

haram

Secara fikih kontemporer, Shiba Inu (SHIB) Dari sudut pandang fikih kontemporer,

Sumber Status
Sharlife Syubhat ⚠️
Cryptoummah Haram ❌
islamicfinanceguru Halal âś…
Crypto Islam Haram ❌