Toncoin
TON
Status :
halal
Tujuan Proyek
Toncoin adalah token asli dari The Open Network (TON), blockchain Layer 1 berperforma tinggi yang berfokus pada integrasi masif dengan Telegram dan pengalaman Web3 yang mudah bagi pengguna non-teknis. Toncoin dikembangkan untuk menjadi infrastruktur blockchain generasi baru yang sangat cepat, terukur, dan mudah digunakan, dengan target adopsi ratusan juta hingga 500 juta pengguna melalui integrasi erat dengan ekosistem Telegram. Visi TON adalah menjadi “decentralized supercomputer / superserver” yang mampu menjadi fondasi pembayaran, DeFi, penyimpanan, DNS terdesentralisasi, dan aplikasi Web3 lain secara terpadu untuk pengguna umum, bukan hanya komunitas kripto. Secara strategis, TON memposisikan diri sebagai blockchain konsumen mass-market: transaksi instan, biaya sangat rendah, dan UX terintegrasi dalam aplikasi pesan yang sudah populer (Telegram), sehingga menurunkan hambatan adopsi Web3 secara signifikan. TON juga menargetkan kepemilikan mandiri (self-custody) terhadap identitas, data, dan aset digital bagi ratusan juta pengguna sebelum 2028.
Produk / Layanan
TON adalah blockchain Layer 1 dengan arsitektur multi-chain yang menggunakan sharding (workchains dan shardchains) untuk mencapai throughput tinggi dan skalabilitas elastis. Jaringan ini menggunakan konsensus
Proof-of-Stake (PoS) dengan validator yang mempertaruhkan Toncoin untuk mengamankan jaringan dan memproses transaksi secara cepat dan final. Ekosistem produk utama TON meliputi:
- TON Payments dan transfer cepat: transaksi hampir instan dengan biaya sangat rendah, cocok untuk micropayment dan remitansi.
- TON Storage: solusi penyimpanan terdesentralisasi untuk file dan data aplikasi.
- TON DNS: sistem nama terdesentralisasi (human-readable names) untuk alamat, dompet, dan layanan di jaringan TON.
- TON Proxy: lapisan privasi untuk lalu lintas jaringan dan akses layanan terdesentralisasi. Di atas infrastruktur ini, TON mendukung smart contract Turing-complete dan dApps (DeFi, GameFi, NFT, dan lain-lain), dengan banyak aplikasi yang langsung terintegrasi ke dalam Telegram seperti mini-app, wallet dan bot trading. Toncoin digunakan untuk pembayaran gas fee, staking validator, jaminan (collateral) berbagai layanan, dan interaksi dalam ekosistem DeFi serta game di jaringan TON.
Tokenomics
Token utama: Toncoin (ticker: TON), berfungsi sebagai token utilitas dan aset PoS di jaringan TON. Berdasarkan data terbaru, total supply Toncoin sekitar 5, miliar TON, dengan suplai beredar ±2,49 miliar TON, sementara nilai pasar (market cap) sekitar 3,96 miliar USD dan fully diluted valuation (FDV) ±8, miliar USD. Distribusi awal Toncoin berasal dari mekanisme distribusi berbasis mining awal di jaringan masterchain (sebelum listing besar-besaran), pengalokasian untuk komunitas, pengembang, dan ekosistem, serta dana yang dikelola TON Foundation untuk pengembangan lebih lanjut. Toncoin saat ini menggunakan model PoS di mana validator harus melakukan staking TON, dan delegator
dapat mendelegasikan token ke validator untuk memperoleh bagian dari reward blok dan biaya transaksi. Tidak seperti beberapa koin inflasioner tanpa batas, TON memiliki total supply yang ditentukan secara protokol, dengan emisi baru yang terkait dengan reward PoS dan mekanisme ekonomi jaringan; sebagian biaya transaksi dapat dibakar atau dialokasikan ke insentif ekosistem sesuai desain protokol. Secara praktis, imbalan staking Toncoin bersifat variabel, tergantung pada tingkat partisipasi staking, jumlah validator, dan parameter jaringan, bukan bunga tetap yang dijamin.
Underlying Asset
Toncoin adalah aset digital murni (utility token) tanpa underlying fisik seperti emas atau komoditas lain. Toncoin mewakili hak penggunaan sumber daya jaringan (komputasi, penyimpanan, throughput transaksi) dan menjadi medium of exchange di dalam ekosistem TON. Fungsi utama Toncoin mencakup:
- Pembayaran biaya transaksi (gas) dan komisi untuk smart contract.
- Staking oleh validator dan delegator untuk mengamankan jaringan PoS.
- Partisipasi dalam governance dan pengambilan keputusan ekosistem.
- Pembayaran layanan internal seperti penyimpanan, DNS, dan aplikasi di atas TON. Nilai Toncoin didukung oleh utilitas jaringan (jumlah transaksi dan aplikasi), integrasi dengan Telegram, tingkat adopsi pengguna dan developer, serta tingkat partisipasi staking yang memengaruhi likuiditas yang beredar di pasar.
Trading Mekanisme
Secara desain protokol, TON bersifat netral terhadap aktivitas trading dan hanya menyediakan infrastruktur ledger, smart contract, dan konsensus untuk transfer serta fungsi keuangan dasar. Protokol TON tidak menyediakan fitur margin,
leverage, atau derivatif secara native di level base layer. Namun, Toncoin saat ini diperdagangkan secara luas di berbagai exchange terpusat (CEX) global dan DEX, dalam bentuk spot market maupun kontrak derivatif (futures/perpetual) yang disediakan oleh pihak exchange. Mekanisme ini memungkinkan aktivitas trading spekulatif skala besar, termasuk penggunaan leverage tinggi yang dapat meningkatkan risiko volatilitas harga, likuidasi paksa, dan potensi praktik yang bertentangan dengan prinsip syariah jika tidak diatur dengan hati-hati.
Gharar / Spekulasi
Dari sisi protokol, TON relatif minim gharar karena struktur data, total suplai, reward, dan transaksi dapat diverifikasi secara publik di blockchain (on-chain transparency), dan kode inti jaringan dipublikasikan sebagai open-source. Pengguna dapat melacak distribusi token utama, aktivitas validator, dan pergerakan besar dompet melalui explorer maupun platform analitik on-chain. Namun, dari sisi pasar sekunder, Toncoin memiliki likuiditas besar dan diperdagangkan secara intensif, sehingga volatilitas harga tetap tinggi dan membuka ruang untuk spekulasi jangka pendek yang bersifat maisir (perjudian) jika tujuannya hanya menebak harga tanpa analisis dan manajemen risiko. Penggunaan produk derivatif seperti futures dan margin trading Toncoin di CEX/DEX dengan leverage tinggi menambah unsur ketidakpastian dan potensi riba/gharar, terutama jika ada funding rate, bunga pinjaman margin, atau struktur kontrak yang kompleks. Dari sudut pandang syariah, membeli dan menyimpan Toncoin sebagai aset digital dengan niat investasi/utilitas dan tanpa leverage lebih mudah dibenarkan dibandingkan aktivitas trading frekuensi tinggi yang sangat spekulatif. Pengguna Muslim perlu membedakan dengan jelas antara partisipasi ekosistem (menggunakan wallet, dApps, staking) dan aktivitas judi harga (betting) di bursa dengan leverage.
Tim & Governance
TON awalnya dikembangkan oleh tim Telegram sebagai Telegram Open Network dengan whitepaper yang ditulis oleh Dr. Nikolai Durov, sebelum kemudian Telegram menghentikan keterlibatan langsungnya setelah tekanan regulator (khususnya SEC AS) dan proyek dilanjutkan oleh komunitas independen. Saat ini, pengembangan dan koordinasi ekosistem difasilitasi oleh TON Foundation, organisasi nirlaba berbasis di Swiss, bersama komunitas developer dan validator global. Struktur governance TON berorientasi komunitas dan on-chain, dengan Toncoin digunakan sebagai token untuk partisipasi dalam pemungutan suara, keputusan teknis, dan distribusi dana ekosistem sesuai proposal yang diajukan ke komunitas. Seperti banyak blockchain PoS lainnya, model “one coin, one vote” berpotensi menimbulkan risiko plutokrasi, di mana pemegang besar (whales, early miners, atau entitas terkait foundation) dapat memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap arah pengembangan jaringan dibanding pemegang kecil. Selain itu, kedekatan ekosistem TON dengan Telegram membuat faktor keputusan dan kebijakan dari pihak Telegram (sebagai platform distribusi utama) memiliki dampak strategis terhadap adopsi, walaupun secara formal pengembangan protokol dilakukan oleh komunitas dan foundation yang terpisah. Transparansi alokasi treasury, jadwal unlock, dan hubungan antara entitas terkait menjadi aspek penting untuk dipantau oleh analis syariah maupun investor jangka panjang.
Kesimpulan
halalSecara fikih kontemporer, Toncoin (TON) Secara fikih kontemporer,
| Sumber | Status |
|---|---|
| Sharlife | Halal ✅ |
| Cryptoummah | Unavailable |
| islamicfinanceguru | Halal ✅ |
| Crypto Islam | Halal ✅ |











